Wisata air blerang dan Danau Suoh, Lampung (Harga Tiket, Alamat, Fasilitas & Spot)

0
67

Alamat:Dusun Kalibata, Desa Sukamarga, Kecamatan Suoh, Lampung.
HTM: Gratis

Suoh merupakan kawasan yang berada di Lampung Barat dan terkenal dengan wisata danau, serta wisata geothermalnya yang menarik untuk dikunjungi. Salah satunya Danau Suoh yang jadi langganan penikmat alam sekaligus pemburu foto.

Kawasan ini terdiri dari empat danau, yakni Danau Asam, Danau Minyak, Danau Belibis, dan Danau Lebar. Karakteristik keempat danau tersebut berbeda-beda sesuai namanya, seperti Danau Asam dengan air pH rendah dan rasanya asam atau Danau Minyak yang permukaannya terlihat berkilau, seperti minyak mengambang. 

Di sekitar Danau Belibis terdapat padang ilalang yang tumbuh liar dan salah satu titik favorit untuk berfoto di sana.

Jalan Menuju Suoh Lampung Barat

Mau jalan menuju Suoh Lampung Barat ada dua pilihan. Bisa pilih salah satunya.

Lewat Kota Agung

Jalan menuju Suoh Lampung Barat melewati Kota Agung Tanggamus, adalah rute paling singkat dan cepat. Dari pusat Kota Bandar Lampung sampai ke Danau Lebar atau Danau Minyak berjarak sekitar 160 kilometer. Waktu tempuhnya sekitar 5 jam. Melalui jalur inilah saya pertama kali jalan ke Suoh. Pergi malam, perjalanan terasa lancar karena tidak terlalu padat.

Dari Semaka menuju Suoh, kondisi jalannya banyak jalan onderlaag. Namun karena ini jalan paling singkat, warga lebih memilih lewat sini. Kawan-kawan pehobi foto dan jalan dari Bandar Lampung juga memilih rute ini. Masih enak dilewati kok.

Rute:
Tugu Adipura – Kemiling – Gedongtataan – Pringsewu – Kotaagung – berbelok ke kanan di Penanggungan Semaka. Lalu ikuti saja jalan menuju Suoh.

Lewat Liwa

Menuju Suoh Lewat Liwa, meskipun Suoh di Lampung Barat, sudah tentu ini rute yang memutar dan lebih jauh serta membutuhkan waktu perjalanan lebih lama. Namun bisa dipilih kalau mau menginap dan ke beberapa tempat di Liwa terlebih dahulu. Bandar Lampung – Suoh lewat Liwa berjarak sekitar 270an kilometer dan membutuhkan waktu perjalanan sekitar 7 jam.

Kali kedua ke Suoh, saya lewati jalur ini. Karena kami ingin menikmati keindahaan alam pagi hari di Liwa dan sekitarnya terlebih dahulu. Baru pada pagi kedua kami berangkat menuju Suoh dari Liwa.

Kondisi jalan dari Batu Brak – Suoh, saat ini sudah banyak yang diperbaiki. Beberapa ruas sudah dalam keadaan jalan beton. Di beberapa titik yang rusak parah, saat saya lewat, sedang dalam tahap perbaikan. Namun karena memutar jauh, rute ini menjadi pilihan terakhir saya kalau ingin berangkat lagi dari Bandar Lampung.

Rute:
Tugu Adipura – Tugu Payan Kotabumi – Bukit Kemuning – Fajar Bulan – belok kiri di Pekon Balak Kecamatan Batu Brak Lampung Barat – lalu ikuti jalan menuju Suoh sejauh sekitar 40 kilometer.

Nah kalau sudah tau rutenya, kamu tinggal pilih mau pilih yang mana. Mau yang cepat atau mau dapet banyak yang didatangi.

Tempat Wisata Alam di Suoh Lampung Barat

Sebelum foto-foto di padang rumputnya, lebih baik datangi dulu tempat wisata di Suoh berikut ini. Atau kalau yakin waktunya cukup, ya silakan saja dimana duluan mau foto-foto. Kalau saya pribadi sih, ya pilih ke Keramikan dan Nirwana dulu. Simak terus yaa.

KIta bisa berdiri di atasnya dengan aman, asal tidak melewati tali batas saja.
Danau keramikan / kawah keramikan iniTerlihat eksotis

Danau Keramikan

Ada yang bilang keramikan, ada yang bilang kawah keramik, kawah keramikan, danau keramik, danau keramikan. Disebut demikian karena permukaan lempengan batunya yang luas terlihat seperti keramik yang dipasang di rumah-rumah. Kita bisa berjalan di atasnya, asal mengikuti petunjuk dan saran dari penunjuk jalan yang ada di sana. Saat ini sudah ada anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat yang siap menemani tamu.

Salah seorang anggota Pokdarwis tersebut bercerita ke saya, lapisan yang mengeras inilah yang disebut keramikan. Tebalnya sekitar satu meter. Di bawahnya masih terdapat lava yang mengalir katanya. Diinjak sekitar 50an orang bersamaan masih aman, ini menurut yang ahli di bidangnya, jelasnya singkat.

Yang penting tidak melewati tali pembatas yang sudah mereka buat. Karena dia area-area tertentu lapisannya dikawatirkan tidak kokoh, dan ada air yang sangat panas di bawahnya.

Di berberapa titik tampak air yang meletup-letup keluar dari lubang kecil. Dan ada juga yang berbentuk lubang besar. Air panas juga kadang kita rasakan di kaki kita saat berjalan di atasnya. Tidak terlalu panas, yang memakai sandal jepit masih bisa jalan.

Saran saya, baiknya kalau kemari kita minta ditemani supaya kita aman. Bisa saja kita ke danau keramikan lewat danau asam dan tidak melapor dulu. Tapi ya itu, saya sangat menyarankan untuk melapor ke pokdarwis yang berjaga, dan minta mereka untuk temani. Dan tentu saja ada biaya yang harus kita keluarkan.

Nirwana Suoh.
Uap air seperti asap ini bisa terlihat dari kejauhan.

Nirwana suoh

Sama seperti keramikan, Nirwana juga terlihat seperti keramik, namun tidak seluas keramikan. Banyak sekali uap air yang keluar karena banyak dan panasnya air di sini. Uap air yang banyak dan tebal menyerupai awan di atas sana, mungkin karena inilah disebut Nirwana.

Kalau Keramikan datar, Nirwana seperti gundukan besar. Semakin ke atas suhunya semakin panas. Juga ada tali pembatas di sini. Ikuti saja area yang dianggap aman oleh warga lokal, insya Allah kita juga akan aman-aman saja.

Nah enaknya di Nirwana, ada aliran air yang suhunya hangat. Alirannya sih aslinya dingin sepertinya, namun karena bercampur dengan air panas yang keluar dari dalam di sekitar Nirwana, akhirnya menjadi hangat.

Pertama kali datang saya hanya membasuh tangan dan muka saja. Di kedatangan kedua bersama istri dan kawan kawan, saya sempatkan untuk berendam di kali ini. Suhunya yang hangat membuat badan terasa segar sekali.

Padang Rumput Suoh

Nah, kalau sudah ke Keramikan dan Nirwana, silakan menikmati panorama alam danau-danau yang ada di Suoh dan juga padang rumput yang luas. Di pinggir jalan di sekitar Danau Lebar ada padang rumput, di sekitar Danau Minyak ada padang rumput. Dimana-mana ada padang rumput.

Pilih saja salah satu yang kita anggap bagus buat foto-foto. Banyak tempat bisa dijadikan tempat foto di sini. Selebihnya, tinggal tentukan angle pengambilan foto dan subyek foto.

Padang rumput indah dan luas di Suoh.
Di satu spot saja kita sudah bisa puas berkali-kali foto.

Danau Minyak

Setelah dari Keramikan dan Nirwana, kita bisa mampir sebentar di Danau Minyak. Dinamakan demikian karena baunya seperti bau minyak. dan seperti ada minyak di permukaan airnya.

Ada spot foto buatan terbuat dari kayu di sini. Kita bisa berjalan di atas jalur kayu yang melingkar dan naik ke menara kecilnya.

Danau Minyak Suoh.

Danau Lebar

Di dekat danau minyak ada Danau Lebar. Disebut lebar karena memang terlihat lebar, walaupun sebenarnya lebih lebar Danau Asam saat saya liat di peta. Luasnya sekitar 65 hektar dan terdapat pulau kecil di salah satu pinggiran danau. Pulau ini disebut Pulau Lebar oleh warga Suoh.

Danau Lebar di Suoh Lampung Barat.

Danau Asam

Letaknya persis tidak jauh dari jalan, sehingga memudahkan pengunjung untuk datang ke tepiannya tanpa harus trekking jauh. Ada area parkir kendaraan yang cukup luas, dan loket untuk membeli tiket masuk.

Saya tidak tahu apa kita bisa berendang di danau Asam, dan danau lainnya di Suoh ini. Tapi duduk-duduk saja sambil menikmati alamnya saja sudah cukup bagis saya.

Di beberapa titik di Danau Asam, kita bisa dapat foto bagus berlatar belakang danau, bebukitan dan langit biru.

Kalau mau sedikit berpetualang, kita bisa ke Keramikan dan Nirwana dengan cara naik perahu dari Danau Asam. Mendarat di Pasir Kuning, lalu seikit berjalan kaki sampai ke Keramikan. Kalau mau mencoba, baiknya di pagi hari. Karena di siang hari lumayan panas dari matahari dan panas bumi di bawah.

Lebar Danau Asam sekitar 85 hektar, lebih luas dari Danau Lebar. Dinamakan Danau Asam oleh masyarakat Suoh karena rasa airnya yang asam.

Membelah danau menuju Pasir Kuning, lalu jalan kaki ke Keramikan.
lanskapnya indah. Dengan kamera hp Oppo F5 saya ini saja sudah bagus hasilnya.

Tips Liburan ke Suoh

  • Kalau saya memilih untuk datang berkelompok dengan kawan atau keluarga.
  • Sehingga bisa patungan sewa mobil dari Bandar Lampung
  • Atau cari kontak mobil travel Suoh
  • Cobalah menginap di rumah penduduk di Suoh, nikmati segarnya udara pagi
  • Untuk ke Keramikan dan Nirwana, saya lebih memilih naik ojek daripada menghemat dengan berjalan kaki.
  • Nabung sebelum pergi kemari, buat bayar ojek, guide, dan tiket masuk di beberapa tempat. Senang dong kalau warga Suoh bisa lebih sejahtera karena giat di pariwisata.

sumber:yopiefranz.id

Tinggalkan Balasan